
Purwokerto, kota yang dikenal dengan udaranya yang sejuk dan suasana yang tenang, kini menjelma menjadi arena perburuan kuliner yang membara, terutama di kalangan anak muda. Tren jajanan pedas viral telah menyebar luas, menawarkan sensasi rasa yang gurih, kaya rempah, sekaligus menguji batas ketahanan lidah. Dari kuah kencur yang menghangatkan hingga chili oil yang medok, berikut adalah panduan lengkap enam rekomendasi jajanan pedas paling hits di Purwokerto yang wajib Anda coba.
1. Seblak
Tak ada jajanan pedas yang lebih melekat di hati anak muda Purwokerto selain Seblak. Hidangan khas Sunda berisi kerupuk basah, makaroni, dan aneka topping yang dimasak dengan bumbu kencur dan cabai ini selalu berhasil menciptakan kehangatan dan kepedasan yang khas. Di Purwokerto, dua nama seblak yang paling sering disebut-sebut adalah Seblak Sultan Kampus dan Seblak Suluk, yang terletak strategis di daerah Grendeng. Lokasinya yang dekat area kampus menjadikannya spot favorit mahasiswa. Seblak ini terkenal dengan porsinya yang royal dan kuahnya yang sangat lekoh, istilah yang merujuk pada kuah yang kental, kaya rasa, dan berbumbu tebal, yang menawarkan konsep prasmanan dengan harga terjangkau. Di sini, pembeli bebas memilih topping sesuai selera dan budget mereka. Umumnya beroperasi hingga sekitar pukul 21.00 malam, menjadikannya pilihan sempurna untuk makan malam pedas. Kedua seblak ini sukses menjadi benchmark bagi para penikmat pedas berkuah di Purwokerto.
2. Pangsit Jontor dengan ensasi Chili Oil Pedas Medok
Bagi Anda yang lebih menyukai sensasi pedas kering dengan chili oil yang kaya aroma, Pangsit Jontor adalah jawaban yang tepat. Jajanan ini menawarkan pangsit rebus atau goreng yang disajikan dengan siraman bubuk dan minyak cabai yang sangat pedas dan medok. Dinamakan “Jontor” karena tingkat kepedasannya yang nendang, membuat bibir terasa tebal.
Pangsit Jontor menawarkan harga yang sangat terjangkau, dimulai dari kisaran Rp10.000-an per porsi. Salah satu lokasinya yang paling hits dan mudah dijangkau berada di depan Masjid Al Islah Sumampir. Posisinya yang sering berada di pinggir jalan membuatnya mudah diakses untuk camilan cepat dan pedas. Rasa gurih dari isian pangsit berpadu sempurna dengan aroma rempah dan hot kick dari chili oil berkualitas, menciptakan kombinasi yang membuat ketagihan.
3. Bakso Garut Nona Manis
Jika ingin menikmati hidangan pedas yang lebih mengenyangkan, Bakso Garut Nona Manis di Grendeng adalah destinasi yang tak boleh terlewatkan. Kedai bakso ini menawarkan pengalaman kuliner yang unik: bakso dengan kuah gurih khas Purwokerto yang dipadukan dengan sambal Garut yang lekoh dan pedes mantul.
Bakso di sini terkenal gede (besar) dan memiliki berbagai varian menarik seperti bakso urat, bakso keju, dan lainnya. Kualitas dagingnya yang padat berpadu dengan kuah kaldu yang kaya rasa, ditambah dengan sambal Garut yang tingkat kepedasannya sungguh menggigit, menciptakan keharmonisan rasa yang sempurna. Selain bakso, Nona Manis juga mengikuti tren kuliner modern dengan menyediakan Dimsum Mentai dengan siraman chili oil pedas. Dengan harga terjangkau di kisaran Rp20.000-an, dimsum ini menawarkan perpaduan tekstur lembut, rasa creamy dari mentai yang dibakar, dan ledakan pedas dari chili oil-nya.
4. Mie Jebew
Bagi para hardcore spicy food lovers, Mie Jebew adalah tantangan sejati yang wajib dicoba saat berada di Purwokerto. Mie Jebew bukan sekadar mie biasa; ini adalah hidangan mie dengan bumbu racikan rahasia yang tingkat kepedasannya sangat tinggi.
Nama “Jebew” sendiri menjadi indikasi betapa ekstremnya rasa pedas yang ditawarkan yang saking pedasnya konon bisa membuat bibir Anda bengkak atau merah. Mie ini biasanya disajikan dengan topping sederhana namun bumbunya yang dominan pedas dan gurih membuat setiap suapan terasa memacu adrenalin. Mie Jebew telah menjadi icon kuliner yang sering diulas dan dijadikan bahan tantangan di media sosial, menjadikannya salah satu jajanan paling viral dan dicari di kota ini.
5. Baci (Baso Aci)
Baci, singkatan dari Baso Aci, adalah jajanan yang berasal dari Jawa Barat namun sangat populer di Purwokerto, terutama sebagai pilihan jajanan pedas yang berkuah namun lebih ringan dibandingkan bakso. Baci terbuat dari adonan aci (tepung tapioka) yang kenyal dan disajikan dengan kuah pedas yang segar dan sedikit asam.
Yang membuat Baci ini istimewa adalah penambahan telur, topping siomay kering, dan terutama irisan daun jeruk yang memberikan aroma citrus khas. Kuahnya yang pedas berpadu dengan aroma daun jeruk menghasilkan rasa yang refreshing dan tidak eneg, sangat cocok dinikmati saat cuaca Purwokerto sedang sejuk.
6. Kedai Cimol Nona Judes: One-Stop Jajanan Pedas & Kreamy
Melengkapi daftar ini adalah Kedai Cimol Nona Judes, yang berlokasi di Jalan Adipati Mersi. Kedai ini adalah surga bagi pecinta aneka jajanan baso aci dan gorengan khas Sunda dengan sentuhan pedas yang modern.
Kedai Cimol Nona Judes buka mulai pukul 11.00 siang sampai pukul 21.00 malam, memberikan waktu yang cukup panjang untuk berburu aneka jajanan pedas di sana. Menu andalannya termasuk Cimol Kuah Krimi Pedes, yang menyajikan cimol kenyal dalam kuah yang gurih, kental, dan pedas. Selain itu, ada juga Cireng Gebyur dan Basreng (bakso goreng) yang semuanya disajikan dengan bumbu pedas yang siap memuaskan lidah. Kedai ini membuktikan bahwa jajanan sederhana pun bisa menjadi hits dengan inovasi rasa yang creamy dan pedas.
Purwokerto kini menawarkan petualangan rasa yang membara dan penuh gairah. Dari sensasi kencur Seblak yang lekoh hingga tantangan ekstrem Mie Jebew, setiap jajanan pedas viral di kota ini siap memberikan pengalaman kuliner yang seru dan mengesankan. Selain jajan pedas,masih ada banyak loh jajanan seperti street food murah yang bisa kamu cobain, jangan lupa kepoin ya!
