
Oleh Siti Fatimah
Ada kalanya kita ingin makan bukan sekadar untuk mengenyangkan perut, tetapi juga untuk menenangkan hati. Di tengah rutinitas kuliah, kerja, dan kesibukan sehari-hari, sering kali kita membutuhkan tempat makan yang tidak hanya enak, tetapi juga menghadirkan suasana yang menyejukkan. Di Banyumas, tepatnya di Desa Wisata Pekunden, ada sebuah tempat yang belakangan ini viral dan berhasil memikat banyak orang: Rumah Makan Lumbung Pari.
Rumah makan ini tidak hanya terkenal karena suasananya yang asri, tetapi juga karena nuansanya yang membuat pengunjung merasa seperti pulang ke kampung halaman. Sederhana namun menenangkan. Hangat namun tetap estetik. Mungkin itulah alasan mengapa tempat ini sering direkomendasikan saat seseorang bertanya, “Mau makan enak sambil healing ke mana mana”
Suasana Pedesaan yang Jarang Ada Duanya
Begitu memasuki halaman Lumbung Pari, kamu akan langsung merasakan atmosfer pedesaan yang autentik. Tidak dibuat-buat, tidak berlebihan, dan tidak dipaksakan. Tempat ini seakan menghadirkan kembali ingatan tentang desa yang damai: bangunan kayu dan bambu, angin sepoi-sepoi, suara alam, dan tata ruang yang terasa menenangkan.
Lampu-lampu kuning yang temaram membuat suasana makan menjadi hangat. Ada pilihan tempat duduk indoor ataupun gazebo-gazebo terbuka yang cocok untuk makan sambil merasakan angin alami. Desainnya sengaja dibiarkan sederhana supaya kesan pedesaannya tetap nyata dan tidak kehilangan ciri khasnya.
Yang paling unik dari suasananya adalah—meskipun tempat ini viral dan ramai—kesan tenangnya tetap terasa. Banyak pengunjung mengaku datang bukan hanya untuk makan, tetapi untuk melepaskan penat, bercakap-cakap santai, atau bahkan hanya duduk menikmati suasana.
Menu Rumahan dengan Harga yang Sangat Bersahabat
Hal lain yang membuat Lumbung Pari viral adalah menu makanannya yang sangat terjangkau. Bayangkan, dengan harga belasan ribu saja, kamu sudah bisa makan kenyang dengan lauk dan sayur yang rasanya seperti masakan rumah.
Menu yang ditawarkan pun sangat akrab di lidah masyarakat Banyumas. Tidak ada yang aneh, tidak ada yang dibuat “kekinian” secara berlebihan. Justru di situlah daya tariknya. Sederhana, familiar, dan bikin nyaman.
Menu Nasi & Sayur
Nasi Putih – Rp4.000
Nasi Jeruk – Rp5.000
Nasi + Sayur – Rp7.000–8.000
Aneka Sayur/Oseng/Lodeh – Rp4.000
Sayurnya biasanya berganti setiap hari, bercita rasa gurih khas masakan Jawa.
Menu Lauk
Aneka Olahan Ayam – Rp9.000
Telur – Rp4.000
Tahu/Tempe – Rp3.000
Belut – Rp13.000
Lele Goreng – Rp8.000
Mangut Lele – Rp10.000
Lele Terbang – Rp10.000
Mujair Goreng/Bakar – Rp16.000
Tongkol/Bandeng – Rp8.000
Ayam Kampung Garang Asem ¼ – Rp26.000
Sambalnya bisa dipilih sesuai selera: sambal kencur, sambal trasi mentah, atau sambal belut. Rasa pedasnya khas, bikin makanan semakin mantap.
Menu Gorengan
Mendoan (isi 3) Kribo – Rp8.000
Mendoan Biasa – Rp2.500
Pisang Goreng (isi 3) – Rp7.500
Mendoannya tipis, lembut, dan gurih—benar-benar cita rasa Banyumas yang sulit ditolak.
Alasan Lumbung Pari Bisa Viral: Karena Ada “Rasa” yang Tidak Dibuat-Buat
Banyak tempat makan viral hanya karena dekorasinya bagus atau makanannya sedang tren. Tapi Lumbung Pari berbeda. Yang membuatnya viral adalah kesan tulus dan hangat yang dirasakan banyak orang.
Tempat ini memadukan tiga hal yang sebenarnya sederhana, tapi ketika digabungkan, terasa sangat berkesan:
1. Suasana pedesaan yang menenangkan.
2. Makanan rumahan dengan rasa yang familiar.
3. Harga murah meriah yang ramah untuk semua kalangan.
Pengunjung yang datang biasanya berkata:
“Tempatnya adem banget, kaya pulang ke desa.”
“Enak, murah, suasananya bikin betah.”
“Kayaknya bakal balik lagi.”
Inilah yang membuat Lumbung Pari tidak hanya viral sesaat, tetapi benar-benar disukai banyak orang. Pengalaman yang ditawarkan terasa nyata dan manusiawi. Tidak mewah, tapi penuh kenyamanan.
Cocok untuk Healing, Nongkrong Santai, dan Makan Bersama
Ada tempat makan yang enak tapi terlalu ramai dan bising. Ada yang suasananya bagus tapi harganya mahal. Tetapi Lumbung Pari berada di tengah-tengah: tempatnya nyaman, makanannya enak, dan harganya terjangkau.
Inilah alasan tempat ini disebut cocok untuk “healing murah meriah”. Kamu bisa datang bersama teman, keluarga, atau bahkan sendirian untuk menghabiskan waktu sambil menikmati makanan hangat.
Banyak mahasiswa juga suka ke sini karena tempatnya adem, cocok untuk diskusi, kerja kelompok, atau sekadar refreshing setelah kuliah.
Rumah Makan Lumbung Pari adalah contoh tempat makan yang sederhana, tetapi mampu mencuri hati banyak orang. Suasana desa yang menenangkan, hidangan rumahan yang lezat, serta harga yang sangat terjangkau menjadikannya tempat makan yang benar-benar “menang banyak”.
Jika kamu sedang mencari tempat makan yang bisa membuat pikiran lebih rileks tanpa harus keluar banyak biaya, Lumbung Pari adalah jawabannya. Viral bukan karena gimmick, tetapi karena pengalaman nyata yang membuat siapa pun ingin kembali lagi.
Selain itu ada juga tempat aesthetic yang bisa kamu temuin nih di purwokerto. Kamu harus tau dan kepoinya!

One thought on “Viral! Rumah Makan Lumbung Pari, Tempat Healing Murah Meriah dengan Rasa Rumahan Juara”